Beranda > as-sunnah, BERITA, islam > Bukti Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i Sangat Tegas Menentang Terorisme & Usamah bin Ladin cs

Bukti Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i Sangat Tegas Menentang Terorisme & Usamah bin Ladin cs

4 Oktober 2009

Bukti Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i Sangat Tegas Menentang Terorisme & Usamah bin Ladin cs

Telah ditulis di sekian media yang amat mencemarkan nama baik ulama kami, Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i, Yaman, sbb :
“Salafi Mukbil adalah aliran salafi yang didirikan Syekh Mukbil ibn Hadi al-Wad’i. Syaifuddin belajar aliran itu di Yaman pada 1991.” (Densus Bidik Jamaah Ansharut Tauhid dan Abu Bakar Ba’asyir (Jawapos, 30/09))
“Salafi Mukbil adalah aliran salafi yang didirikan Syekh Mukbil ibn Hadi al-Wad’i. Syaifuddin belajar aliran itu di Yaman pada 1991.” ( Densus Bidik Jamaah Ansharut Tauhid dan Abu Bakar Ba’asyir. Bogor.net 30/09)
“Salafi Mukbil adalah aliran salafi yang didirikan oleh Sheikh Mukbil ibn Hadi al-Wad’i. Syaifudin belajar aliran itu di Yaman pada tahun 1991. “ (Densus Bidik Jamaah Ba’asyir, Radar Bogor, 30/09)
“Dari surat tersebut diketahui bahwa Syaifudin Zuhri alias alias Udin alias Soleh merupakan anggota jaringan Al Qaeda. Pria asal Kuningan, Jawa Barat yang dikenal piawai merekrut pembom bunuh diri ini, masuk ke dalam kelompok teroris tersebut saat bersekolah di Yaman” (Gabung Al Qaeda saat di Yaman, Surya Online, 30/09)
“Salafi Mukbil adalah aliran salafi yang didirikan oleh Sheikh Mukbil ibn Hadi al-Wad�i. Syaifuddin belajar aliran itu di Yaman pada tahun 1991.” (Densus Bidik Jamaah Pimpinan Ba’asyir, Fajar Online 30/09)
“Salafi Mukbil adalah aliran salafi yang didirikan oleh Sheikh Mukbil ibn Hadi al-Wad’i. Syaifuddin belajar aliran itu di Yaman pada tahun 1991.” (Hanya 10 Persen Isi Laptop Nurdin Dibeber, Pos Metro Balikpapan, 30/09)
“Salafi Mukbil adalah aliran salafi yang didirikan oleh Sheikh Mukbil ibn Hadi al-Wad’i. Syaifuddin belajar aliran itu di Yaman pada tahun 1991. “ (Jamaah Pimpinan Baasyir Diselidiki Kalteng Pos, 30/09)
“Salafi Mukbil adalah aliran salafi yang didirikan oleh Sheikh Mukbil ibn Hadi al-Wad’i. Syaifuddin belajar aliran itu di Yaman pada tahun 1991.” (Hanya 10 Persen Isi Laptop Noordin yang Dibeber Polisi, Sumeks 30/09)
“Salafi Mukbil adalah aliran salafi yang didirikan oleh Sheikh Mukbil ibn Hadi al-Wad’i. Syaifuddin belajar aliran itu di Yaman pada tahun 1991. “ (Polisi Beber Isi Laptop Noordin M Top, Radar Sulteng 30/09)
“Salafi Mukbil adalah aliran salafi yang didirikan oleh Sheikh Mukbil ibn Hadi al-Wad’i. Syaifuddin belajar aliran itu di Yaman pada tahun 1991 “ (Riau Pos, 30/09)

Bukti Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i Sangat Tegas Menentang Terorisme & Usamah bin Ladin cs
Dalam sebuah pertemuan bersama ‘Allamatul Yaman Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i, dalam surat kabar Ar-Ra’yul ‘Am Kuwait tertanggal 19 Desember 1998 edisi 11.503, beliau berkata :

“Aku berlepas diri di hadapan Allah dari (kesesatan) Bin Laden. Dia merupakan kejahatan dan musibah terhadap umat ini, dan aktivitasnya adalah aktivitas kejahatan.”

Dalam pertemuan yang sama, berkata seorang penanya : “Kita dapati kaum muslimin selalu dihadapkan dengan tekanan-tekanan di negeri-negeri barat hanya dengan sebab adanya sebuah peledakan di mana saja terjadi di alam ini?“

Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah menjawab pertanyaan ini :

Saya mengetahui hal itu, dan saya telah dihubungi oleh beberapa ikhwan dari negeri Inggris yang mengeluhkan adanya tekanan-tekanan yang mereka alami. Mereka bertanya apakah boleh mengumumkan sikap berlepas diri mereka dari Usamah bin Laden. Maka aku menjawab : Kami semua berlepas diri darinya dan aktivitas-aktivitasnya sejak jauh sebelum ini. Dan realita menyaksikan bahwa muslimin (yang hidup) di negeri-negeri barat tertekan dengan sebab adanya gerakan-gerakan yang diperankan oleh kelompok Al Ikhwanul Muslimun dan kelompok-kelompok yang lainnya. Wallahul Musta’an.“

Penanya tersebut berkata : “Tidakkah engkau memberikan nasehat kepada Usamah bin Laden?“

Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah menjawab :

“Aku telah mengirim beberapa kritikan (kepada Usamah bin Laden), tetapi wallahu a’lam apakah nasehat-nasehat tersebut telah sampai kepadanya ataukah tidak. Telah datang kepadaku utusan dari mereka yang menawarkan bantuan pada kami untuk berda’wah. Namun setelah itu kami dikejutkan dengan sikap mereka yang mengirimkan sejumlah uang dan meminta kepada kami untuk membagikannya kepada para pimpinan qabilah untuk pembelian tank-tank dan senjata-senjata. Aku menolak tawaran mereka dan aku meminta kepada mereka untuk tidak datang lagi ke kediamanku. Kemudian aku jelaskan kepada mereka bahwa aktivitas kami adalah aktivitas da’wah saja. Dan tidak akan pernah kami ijinkan kepada murid-murid kami untuk melakukan kegiatan selain da’wah.”
-selesai dari Koran Ar Ra’yul ‘Am–

* * *

Asy-Syaikh Muqbil juga berkata dalam kitabnya Tuhfatul Mujib, hasil transkrip sebuah ceramah beliau tertanggal 18 Shafar 1417 H. dengan judul : “Di Balik Peristiwa Peledakan-peledakan di bumi Al Haramain” : “…begitu pula adanya penyandaran perkara-perkara umat kepada orang-orang jahil. Sebagaimana diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam berkata : Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan serta merta dicabut dari qalbu-qalbu manusia. Akan tetapi Allah mencabutnya dengan mewafatkan para ‘ulama. Sehingga kalau Allah tidak lagi menyisakan seorang ‘ulama pun, maka manusia akan menjadikan pimpinan-pimpinan yang bodoh, kemudian para pimpinan bodoh tersebut akan ditanya maka mereka berfatwa tanpa ilmu, akhirnya mereka sesat dan menyesatkan. [HR. Al Bukhari & Muslim]
….
Kebanyakan para pimpinan partai (kelompok-kelompok) adalah orang-orang jahil. Di antara contoh-contoh fitnah (yang menimpa kaum muslimin) adalah fitnah yang sudah hampir menguasai Yaman yang dihembuskan oleh Usamah bin Ladin, yang apabila datang seseorang mengatakan kepadanya : “Kami membutuhkan dana senilai 20 ribu Real Saudi untuk membangun sebuah masjid di suatu tempat tertentu.” Maka dia (Bin Laden) akan menjawab : “Kami tidak memiliki kemampuan untuk menyediakan dana tersebut. Insya Allah kami akan memberikan sebatas kemampuan kami.” Namun apabila dikatakan kepadanya : “Kami membutuhkan tank-tank dan senjata-senjata, dll.” (Serta merta) dia akan menjawab : “Silahkan ambil dana ini yang senilai 100 ribu Real Saudi (atau lebih) dan Insya Allah akan menyusul tambahan berikutnya.”

Asy-Syaikh Muqbil juga berkata di dalam kitab yang sama :
“…Lalu bagaimana pula dengan mereka-mereka yang telah membunuh 20 orang Amerika tetapi dengan itu mereka membikin takut penduduk negeri muslimin secara menyeluruh. Maka wajib bagi kita untuk membekali para pelajar dan para pemuda yang brutal dengan ilmu, dan didatangkan untuk mereka para ‘ulama yang akan membimbing mereka, seperti Asy-Syaikh Bin Baz, Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi, Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan dan yang semisalnya dari kalangan para ‘ulama yang mulia untuk menjelaskan kepada umat bahwasanya urusan agama ini tidak boleh diambil dari orang semisal Usamah bin Laden dan Al Mis’ari atau yang lainnya. Tetapi perkara agama ini harus diambil dari kalangan ‘ulama. …. Bahkan sesungguhnya umat ini masih sangat membutuhkan seribu ‘ulama semisal Asy-Syaikh Bin Baz, dan seribu ‘ulama lain semisal Asy-Syaikh Al-Albani.” (Dari buku Mereka Adalah Teroris, Pustaka Qaulan Sadida, hal. 270 – 274/cet. II)

Penutup

Banyak yang mengaku Ahlussunnah wal Jama’ah, salafiyyin, namun yang benar mereka menentang sikap terorisme dan khawarij, yang khawarij tersebut membuat kerusakan dan merugikan ummat Islam. Maka tidak benar bahwa mereka yang menjadi martir dan terlibat aksi terorisme itu adalah mujahid. Siapapun yang berkata mereka adalah mujahid, mati syahid, dia telah dusta atas nama agama Islam. Harap pemerintah dan kepolisian memproses para pendukung “mujahid” jadi-jadian tersebut, yang jelas nyata mendukung pembunuhan brutal tsb.

Selengkapnya simak tulisan tentang kritik keras atas Terorisme & Khawarij dari ulama Salafy dan murid tulen syaikh Muqbil bin Hadi dan para da’i Salafiyyin lainnya, yang telah ditulis sejak tahun 2005, sbb di http://www.antiteroris.com & http://www.merekaadalahteroris.com.

Malang, 15 Syawwal 1430 H – 3 Oktober 2009 M

Informasi lebih lanjut hubungi :

Muhammad Fajaruddin, MZA/ HP 0811259226
Website http://www.antiteroris.com
Email pribadi : kontak@fajar.info.tm

CATATAN: Artikel apik ttg syekh Muqbil dan Terorisme sbb :
17. Mengenal Lebih Dekat Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i
18. Syaikh Muqbil menentang Usamah bin Ladin cs
19. Benarkah Syaifudin Zuhri Murid Syaikh Muqbil?
20. Benarkah Syaikh Muqbil Mengajarkan & Pro Terorisme ?
(Klik saja http://www.antiteroris.com untuk artikel lainnya)

%d blogger menyukai ini: